Kenyamanan Tinggal di Sudirman Park

KonsPro (2/10) - SEBAGAI  apartemen yang berlokasi di Central Business District (CBD), Jl. K.H. Mas Mansyur, Kav. 35, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Apartemen Sudirman Park memiliki nilai sangat strategis.

Kedekatannya dengan pusat aktifitas bisnis, pemerintahan, pendidikan, rekreasi dan gaya hidup membuat apartemen ini menjadi incaran hunian untuk kaum urban dan eksekutif muda.

Lokasi Apartemen Sudirman Park termasuk dalam wilayah bergengsi segitiga emas, yang hanya beberapa ratus meter dari Jalan Jend. Sudirman, Jakarta. Karena itu, nilai investasi (capital gain) dan harga sewa apartemen yang dikembangkan oleh Agung Podomoro Group ini  dari waktu ke waktu terus mengalami kenaikkan yang sangat signifikan.

Di samping para pemilik menghuni apartemen yang dibangun di atas lahan 1,3 hektar (dari 4 hektar total area Apartemen Sudirman Park), tidak sedikit pula penyewa yang turut merasakan kenyamanan tinggal di sini, termasuk para ekspatriat (orang asing).

Sama seperti hunian bertingkat lainnya, kehidupan di Apartemen Sudirman Park juga mengalami dinamika dalam hubungan baik antar penghuni, penghuni/Pengurus PPRS (Perhimpunan Penghuni Rumah Susun) dengan Badan Pengelola.

Menurut Setiarto Haryono, Apartment Manager Apartemen Sudirman Park, masalah yang paling sering dihadapi oleh Badan Pengelola (PT Prima Buana Internusa) adalah masih kurangnya kesadaran ketertiban sebagian penghuni. Misalnya hal kecil membuang sampah pada tempatnya, menjemur pakaian di balkon, dan parkir tidak pada tempatnya. Dimana hal ini juga banyak dikeluhkan oleh sesama penghuni.

Berkaitan dengan hal tersebut, Badan Pengelola tak bosan-bosannya melakukan sosialisasi dan himbauan-himbauan agar para penghuni bisa menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan bersama.

“Kalau itu bisa diwujudkan maka nilai investasi apartemen ini meningkat terus, sehingga para penghuni, khususnya pemilik unit, selain mendapatkan kenyamanan tinggal di Apartemen Sudirman Park, juga memperoleh nilai tambah dari kenaikan harga unit apartemennya.  Badan Pengelola ingin memberikan yang terbaik kepada para penghuni, baik pemilik maupun penyewa,” ujar Setiarto.

Peningkatan nilai tambah

Berkaitan dengan hal tersebut, kata Setiarto, sejak awal tahun 2010 secara bertahap Badan Pengelola memulai satu program peningkatan nilai tambah gedung. Program ini meliputi sisi administrasi pelayanan dan peningkatan kualitas fisik gedung.

Implementasi dari program tersebut antara lain: pertama, pengecatan ulang seluruh gedung apartemen (luar dan dalam). Ini membuat gedung semakin indah dan bersih dipandang mata.

Kedua, merenovasi total kolam renang baik dari segi desain maupun bahan. “Renovasi ini kita lakukan, di samping untuk memperindah tampilan kolam renang, juga mempertimbangkan  masalah keamanan dan kenyamanan,” jelas Setiarto.

Ketiga, pengaspalan ulang dan penambahan jalur jalan di kawasan Apartemen Sudirman Park, untuk memudahkan eksesibilitas dari dan menuju ke apartemen.

Keempat, memperbaiki sistem perparkiran yang selama ini dikeluhkan penghuni. Sekarang ini kita menerapkan access card untuk dapat parkir di basement. Dan hanya penghuni saja yang boleh parkir di basement.

Kelima, peremajaan sofa-sofa lobi, pintu-pintu lobi utama dan pintu-pintu yang akses ke basement. Untuk pintu-pintu yang menuju lift dan public area digunakan access card, agar tidak sembarang orang dapat masuk. Untuk itu, semua penghuni kita diberikan access card.

Ke depan, kata Setiarto, sistem lift ini akan disempurnakan lagi. Begitu access card ditempelkan, lift membawa penghuni ke lantai yang dia tuju saja. Kalau dia ingin bertamu, dia harus minta ijin dulu kepada penghuni yang dia ingin kunjungi. Tujuannya tidak hanya  untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjaga  privasi antar penghuni.

“Di samping itu, kita tidak mau ada tukang koran pagi-pagi berkeliaran di koridor kita. Karena kalau tukang koran bisa, orang lain juga pasti bisa. Kita sangat memprioritaskan keamanan di lingkungan apartemen ini,” ungkap dia.

Hasil dari beberapa improvement (perbaikan) yang telah dijalankan secara berkesinambungan oleh Badan Pengelola ternyata berdampak langsung terhadap peningkatan  nilai investasi (kenaikan harga unit apartemen) dan harga sewa di Apartemen Sudirman Park.

“Dari beberapa transaksi yang tercatat di Badan Pengelola Apartemen Sudirman Park, nilai jual untuk satu unit apartemen rata-rata naik sekitar 25 – 30 persen per tahunnya. Sementara tingkat huniannya rata-rata 75 persen, sedangkan pada akhir pekan dan long weekend bisa mencapai hampir 90 persen,” jelas Setiarto.

Namun di balik itu semua, imbuh Setiarto, hal yang terpenting, sekaligus tujuan akhir dari program  peningkatan nilai tambah ini adalah meningkatkan kualitas ketertiban, keamanan dan kenyamanan tinggal di Apartemen  Sudirman Park. (Erlan Kallo, Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya )

 

Add comment


Security code
Refresh

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial