Pengamat: Pengadaan Lahan Harus Hormati Pemegang Hak

KonsPro (08/03) MAKASSAR - PENGAMAT  hukum agraria Universitas Hasanuddin Makassar, Prof Dr Farida Patittingi, menilai pembentukan aturan mengenai pengadaan lahan atau tanah untuk pembangunan harus tetap menghormati kepentingan para pemegang hak atas tanah.

Hal ini diungkapkannya, menyusul keluarnya Rancangan Undang-Undang tentang Pengadaan Tanah untuk Pembangunan yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan oleh DPR-RI.

"Pada dasarnya, aturan pengadaan untuk kepentingan umum harus memuat dua prinsip penting, yaitu, penghormatan serta perlindungan bagi para pemegang hak milik atas tanah," ungkapnya, di Makassar, Selasa.

Hal ini, kata dia, sangat penting, karena pengadaan tanah untuk pembangunan sama halnya dengan pelepasan hak milik atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat.

Selama ini, pengadaan tanah untuk kepentingan umum justru seringkali mengesampingkan kedua prinsip tersebut dan menimbulkan kerugian bagi pemegang hak atas tanah. Ia mengatakan, RUU tentang pengadaan untuk pembangunan tersebut pada dasarnya memang dibutuhkan sebagai bentuk payung hukum pengadaan tanah bagi kepentingan umum.

"Akan tetapi, dalam aturan ini harus kembali dijelaskan apa yang dimaksud dengan kepentingan umum, pengertian pembangunan, dan juga apa saja yang masuk dalam kategori kepentingan umum," jelasnya.

Dengan begitu, kata dia, pembangunan untuk kepentingan umum bisa terealisasi tanpa harus menimbulkan kerugian bagi para pemegang hak atas tanah. Menurutnya, aturan mengenai pengadaan tanah untuk kepentingan umum yang dipergunakan selama ini, yaitu Perpres Nomor 36 Tahun 2005 yang diamandemen menjadi Perpres Nomor 65 Tahun 2006 masih sangat kabur, sehingga mendapatkan penolakan dari masyarakat.

Ia menegaskan, masyarakat pun harus bisa aktif melakukan kontrol terhadap aturan yang berkenaan dengan pengadaan tanah, khususnya dalam pembahasan RUU ini. "Melalui lembaga legislatif, masyarakat bisa melakukan kontrol atas RUU ini, dan bisa melakukan penolakan jika RUU ini hanya menimbulkan kerugian bagi pemegang hak atas tanah," tuturnya. (Ant.)

Add comment


Security code
Refresh

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial